Dosen STIKes Bogor Husada Jadi Pakar di Acara Analisis Kasus Stunting di Kota Bandung

Acara Analisis Kasus Stunting di Kota Bandung ini berkaitan dengan Audit Percepatan Pencegahan Stunting (Anak Kerdil) yang dilakukan pada Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Bayi Dua Tahun (Baduta) dengan target nasional pada tahun 2024, prevalensi stunting turun hingga 14%. Acara ini dikoordinir oleh Sekretariat Wakil Presiden yang bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Kesehatan dan Kementerian lainnya. Sekretariat Wakil Presiden mendorong semua pihak untuk terlibat dalam percepatan pencegahan stunting. Kegiatan ini bertempat di DPPKB Kota Bandung, Senin (17/10/2022).

Stunting adalah “kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Karena mengalami kekurangan gizi menahun, bayi stunting tumbuh lebih pendek dari standar tinggi balita seumurnya. Tapi ingat, stunting itu pasti bertubuh pendek, sementara yang bertubuh pendek belum tentu stunting,” menurut BKKBN.

Dalam kegiatan kali ini dihadiri oleh Ibu Wali Kota Bandung Ibu Dra. Hj. Yunimar Mulyana sekaligus sebagai Ibu PKK Kota Bandung.

Kemudian ada pula pakar yang terlibat dalam acara ini yaitu Tisnasari Hafsah,dr., Sp.A(K) dari RSHS/IDAI, dr. Dini Hidayat, Sp.O.G, Subsp. Obginsos, M.Kes dari RSHS/POGI, Aulia Hanafitri, M.Psi., Psikolog dari Universitas Padjadjaran/HIMPSI dan Rahmi Dzulhijah, S.Gz., M.Gz dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bogor Husada/AIPGI.

Rahmi Dzulhijah, S.Gz., M.Gz merupakan Dosen Gizi STIKes Bogor Husada yang memaparkan mengenai Hasil Audit Kasus Pencegahan Stunting pada Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Bayi Dua Tahun (Baduta).

“Bagi calon pengantin perempuan terlebih dulu harus memeriksakan kesehatan pra nikah yang meliputi beberapa indikator pemeriksaan, yakni pemeriksaan lingkar lengan, berat badan, tinggi dan kondisi status kesehatannya”. ujarnya

Kemudian jika untuk ibu hamil pada ibu hamil yang perlu dilakukan adalah menjaga asupan gizi seimbang dan pemeriksaan rutin kehamilan untuk mengetahui tumbuh kembang pada janin yang dikandung.

Sementara itu, pemeriksaan pada hari pertama kelahiran adalah pemantauan berat badan dan tinggi badan. Bayi dilahirkan dengan berat badan di bawah 2,5 kg dan panjang di bawah 48 centimeter maka dia masuk kategori stunting dan memerlukan perhatian khusus.

Share the Post:

Related Posts

Scroll to Top